Satya W. Yudha Kembali Menduduki Kursi Pimpinan Komisi VII DPR RI

17-01-2017 / KOMISI VII

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Golkar Satya W. Yudha kembali menduduki kursi Wakil Ketua Komisi VII menggantikan rekan satu fraksinya Fadel Muhammad.

 

Rapat penetapan penggantian pimpinan Komisi VII tersebut dipimpin Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto di Ruang Rapat Komisi VII Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/01/2017)

 

Dalam kesempatan tersebut, Satya demikian sapaan akrabnya, mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar yang telah kemballi memilih dirinya sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR RI.

 

“Insyaallah ke depan kita akan melanjutkan semua komitmen-komitmen yang sudah kita sepakati dan  menjadi keputusan Komisi VII didalam mengelola baik itu di sektor energi dan tidak kalah penting masalah lingkungan hidup,” kata Satya.

 

Masalah lingkungan hidup, menurutnya, merupakan komitmen yang sangat luar biasa. Karena DPR  telah mensepakati  Perjanjian Paris dimana  memerlukan sinergitas dengan beberapa kementerian dalam rangka mencapai apa yang telah dikomitkan yaitu untuk mengurangi emisi karbon 29%.

 

“Jadi ini merupakan satu sektor yang tidak kalah penting di Komisi VII, begitu pula di sisi riset dan teknologi yang kita tidak henti-hentinya memacu supaya inovasi teknologi bisa menjembatani terhadap keterpurukan daripada cadangan fosil yang kita miliki saat ini,” jelasnya.

 

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Fadel Muhammad menjelaskan bahwa dirinya mendapatkan tugas dan diminta untuk mengerjakan tugas yang lain dari Partai Golkar, namun sementara ini sampai dengan akhir masa sidang ini ia masih tetap berada di Komisi VII.

 

Secara jujur, Fadel mengungkapkan bahwa  ia minta ijin kepada Partai Golkar untuk mendampingi isterinya yang diminta  oleh rakyat Gorontalo dan didukung enam partai yaitu PDIP, PPP, Gerindra, PKB, Perindo dan Nasdem untuk mengikuti Pilkada di sana.

 

Ia menegaskan, beberapa tugas  di Komisi VII  menanti,  kilang minyak  adalah sebuah keharusan yang harus dibuat dan sudah merupakan kesepakatan Komisi VII, dan  dua UU yang sedang dikerjakan baik UU Migas maupun UU Minerba.

 

“Saya menghaturkan terima kasih kepada teman-teman atas kerjasama yang baik selama ini dan saya mohon maaf jika selama saya selama memimpin bersama  dengan teman-teman yang lain ada hal-hal yang kurang. Juga saya haturkan terima kasih kepada Tim Sekretariat dan Staf Aahli yang rajin bekerja membantu kami. Semoga Komisi VII tetap Berjaya.” Pungkasnya. (sc), foto : arief/hr.

 

BERITA TERKAIT
Program MBG Diluncurkan: Semua Diundang Berpartisipasi
06-01-2025 / KOMISI VII
PARLEMENTARIA, Jakarta - Badan Gizi Nasional dijadwalkan akan meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hari ini, Senin, 6 Januari 2025....
Komisi VII: Kebijakan Penghapusan Utang 67 Ribu UMKM di Bank BUMN Perlu Hati-Hati
04-01-2025 / KOMISI VII
PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyoroti rencana pemerintah yang akan menghapus utang 67 ribu...
Pemerintah Diminta Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM dan Ekonomi Kreatif Indonesia
03-01-2025 / KOMISI VII
PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini dituntut untuk menata dan...
Dina Lorenza Dukung Kenaikan PPN: Harus Tetap Lindungi Masyarakat Menengah ke Bawah
24-12-2024 / KOMISI VII
PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi VII DPR RI Dina Lorenza mendukung rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen...